Siapa Aku?


Siapa diriku.....

siapa diriku,,,,,,,

siapa........?????

Berdiri sendiri di tengah kesunyian ...

menanti akhir yang mungkin tidak menjadi akhir,,,

hati rindu dengan ke guyuran hujan ******

yang sedia akan kehidupan,,,,,

siapa aku,,,,,,,

siapa.,,,,,

mungkin terlalu munafik bagiku menulis ini...

tapi inilah derita jeritan hati,,,,

semoga KAU tak tuli TUHAN....

aku seperti daun yang terbang

di hinggapi debu

bermetaforfosis menjadi sampah,,,,,

yang tiada guna,,

apalagi daya,,,,

huh muram ku usang,,,

dengan sedikit lamunan,,,

layu kabut biru...

yang tiada hitam....

abu menjadi pilihan

diantara semua pilihan,,

indikasi di dalam kontra indikasi,,,

ADIL KAH AKU?

» Read More...

Penghuni Neraka

Beban, yang aku dapatkan ini berkat kesalahanku di masa yang dulu,,
Aku tak ingin menjadi serpihan batu neraka yang akan di injak oleh penghuni neraka,
yang aku inginkan kelak jikalau aku masuk neraka aku ingin menjadi sesuatu yang berharga buat penghuni neraka,
Andai saja aku bisa menjadi Malaikat,, yang pertama kali akan ku jadikan shahabat adalah kau,kau,,kau

Hahaha berharap terlalu tinggi mungkin aku,,

semua baris kehidupan yang ada di depan menjadikan aku sebagai lelaki dewasa ,, mungkin!!!!?????

hahaha Aku ini ,, hanya bisa bercanda dalam kegelapan,, yah aku,, aku,, aku,,


namun aku juga bisa berharap,, karena aku manusia,, ...

aku tau tuli berarti tak bisa mendengar,,

aku tahu buta berarti tak bisa melihat,,,


namun aku tak tahu bila aku di tanya,, Manusia Yang Berarti,,,,,,?????????


hahahaha konyol aku ini,, yang bisa menulis,, menulis,, tapi tak tahu apa yang aku tulis ini,, hahaha Bebe si konyol.. berapa orang yang kau sakiti Be ??

berapa orang yang kau racuni ??????????

» Read More...

Berakhirnya Hubungan Yang Ku Banggakan


Saat ini lagi galau banget
ku baru putus dengan seorang gadis
ku mau menumpahkan uneg-uneg disini

ku bukan seperti kebanyakan orang
yang gak bisa menerima keadaan
dengan melampiaskan dengan hal-hal yang negatif.

meskipun saat ini ku sedang mengalami titik yang paling rendah
ku ingin melampiaskannya dengan berkarya
tapi pikiran ku sedang kacau
tulisan yang ku buat ini juga sangat kacau.

ku coba mengingat-ingat lagi
dari awal kita bertemu
hingga terakhir kita bertemu.
semuanya tampak begitu indah
semuanya tampak tenang.


Apa yang terjadi, apa yang salah di antara hubungan kita?
kenapa kamu mengucapkannya di telfon?
kita bisa bertemu untuk membicarakan semua ini
bersama-sama mencari jalan yang terbaik.
tanpa harus ada yang tersakiti.

kamu inget gak?
beberapa hari ke depan kita genap 1 tahun loh.
coba bayangkan bagaimana kita bersama-sama untuk mempertahan hubungan ini!
banyak orang-orang yang memuji-muji dan mendukung hubungan kita
teman-teman kitapun berharap hubungan ini sampai di pernikahan.
ingetkan, kita juga dulu pernah berdoa bersama-sama di hadapan Tuhan untuk hubungan ini?

ku bayangkan semua ini dengan penuh tangisan
dan karya tulisan ku saat ini juga penuh dengan air mata
tintanya pun pudar seolah-olah menggambarkan pudarnya sinar harapan dengan mu.


siapa yang harus ku salahkan?
orang tua yang tidak menyetujui hubungan kitakah?
perbedaan agama kah?
atau keadaan yang tidak memihak?
tapi aku percaya dengan adanya kekuatan cinta
cinta bisa mengalahkan segala perbedaan.
cinta bisa menjadikan semuanya nyata tanpa ada kata "mustahil"

menurut mu "ini sebuah pilihan yang baik untuk hubungan kita"
baik apanya?
coba kamu bayangkan semuanya!
coba kamu renungkan hubungan ini!
lihatlah dalam-dalam mata dan hati ini!
bukan kebahagian yang akan kamu dapatkan
semua penuh dengan derita, beban yang selama ini aku tanggung.
perjuangan untuk mempertahankan kamu.


hubungan ini bagaikan lilin
Menerangi disaat hubungan kita sedang gelap
namun,
jika lilin itu di hembus angin
secepat mungkin hubungan kita akan padam.
tapi maaf-maaf aja yah ini bukan b*bi ngepet.
:(

dah dulu ahk
belum mandi nih.
*berharap air bisa membantu membuang kesedihan ini.

(bukan sebuah foto yang tersisa dalam kenangan ini tapi hanya sebuah tulisan yang hadir dalam deretan "Tinta Kehidupanku").

» Read More...

Melihat kedalam bukan melihat keluar

                   Apakah kamu merasa sedih atau sakit? Apakah kamu merasa sendirian? Apakah kamu merasa tidak ada yang mengerti dirimu, atau sayang padamu seperti yang kau inginkan? Apakah kamu penuh stress harus memenuhi harapan-harapan yang di berikan padamu? Apakah kamu depresi, atau hanya “huft” – berharap hidupmu lebih menarik, besar, cerah, dan baik daripada yang kamu rasakan.
                “Well, menurutku aku belum benar-benar melewatinya tetapi aku berkomitmen untuk mencari cara yang sehat untuk mengatasi semuanya”.
                Rasa sakit menusuk, mungkin kata-kata dalam bagian ini tidak akan menghilangkan rasa sakit tapi dengan peristiwa-peristiwa yang telah dialami bisa membantu merasa lebih punya harapan dan membuatmu memiliki apresiasi baru bukan saja pada ketabahan tapi pada keberanian pribadimu juga.
                Rasa sakit yang bercokol dalam hati sebagian besar harus kita hadapi sendiri, hati kita tetap tahu bahwa kita lebih ingin mencari sudut sendiri untuk menangis bukannya berada di pesta (keramaian) bersama semua teman. Saat melalui rasa sakit yang paling parah pasti ingin berada dipesta atau keramaian bersama teman-teman (menghibur diri) tapi pada dasarnya kalau rasa sakit itu datang dia menjebak kita dan menghentikan semua kegembiraan pada semua hal lain dalam hidup kita.
                Kesepian yang di rasakan karena ketiadaan atau kematian seseorang yang sangat penting dalam hidup kita memang begitu menyakitkan, sehingga kadang-kadang kita tidak bisa mengatasinya. Lebih buruk lagi terkadang kita menjadi depresi.
                Kesedihan karena kematiannya adalah awal, bukan hanya berduka karenanya tetapi berduka bagi diri kita juga. Dalam kesedihan karena dirinya, seolah pintu banjir telah terbuka dan bendungan rasa sakit dan masalah-masalah kecil yang tiba-tiba terasa seperti ketidakadilan besar meluap. Trauma, drama, dan rasa sakit sepertinya keluar dari setiap sudut hidup kita.
               
Persediaan air mata kita tidak ada habisnya. Ada air mata untuk seseorang yang paling penting dalam hidup kita, ada air mata saat kita bersekolah, ada air mata saat kita remaja, ada air mata untuk teman yang mengkhianati kita, ada air mata untuk persahabatan yang putus, ada air mata untuk kekasih yang meninggalkan kita; dan ada air mata untuk hari-hari yang telah berlalu saat kita masih bersama dengan mereka.
                Kita merasa tenggelam dalam keputusasaan saat kita mengingat dan menangisi semua hal ini. Saat itu benar-benar titik terendah dalam hidup kita. Rasa sakit yang kita rasakan mungkin memberitahu kita bahwa sudah waktunya memerhatikan diri kita dan merawat diri kita lebih baik.
                Ini sesuatu yang baru, karena dari semua kejadian ini aku telah menemukan hal-hal yang menakjubkan. “Semakin kita berusaha menyembunyikan rasa sakit kita, semakin besar rasa itu dan kita semakin lemah”. Jadi, seolah-olah kita menerangi rasa sakit kita yang mungkin merupakan intensi rasa sakit pada dasarnya. Rasa sakit membantu mengingatkan kita betapa rapuhnya diri kita sebenarnya dan menunjukkan pada kita betapa kita saling membutuhkan. Saat minta bantuan, kita semakin dekat dan dikuatkan oleh persatuan itu. Berbagi beban akan meringankan kita.
                Mungkin kalian tidak percaya akan ada yang mau berempati pada kalian karena cukup sulit melihat kekhawatiran, ketakutan dan rasa sakit orang lain sama signifikannya seperti kita melihatnya. Mungkin kalian merasa “seharusnya tidak menunjukkan rasa sakit itu karena harus tampil keren dan bertingkah seolah bisa mengatasi semuanya”.
                Mungkin kalian merasa harga mengungkapkan rasa sakit kalian terlalu mahal untuk dibayar (gengsi). Kalian kehilangan beberapa hak istimewa karena takut kalian tidak semampu atau “sekuat” yang lain, orang tua, guru, teman pikir. Meskipun kalian mungkin merasa tidak ada yang bisa menolong mengatasi rasa sakit kalian yang terpenting adalah mencari bantuan.
                Entah kamu sangat sedih karena putus dengan seseorang yang spesial, berduka karena kematian seseorang yang kamu kasihi,yang terpenting adalah kamu mengenali “rasa sakit” sebagaimana artinya: symptom, sirene atau lonceng yang berbunyi ketika hati dan jiwa kamu butuh perhatian pribadimu. Inilah saat untuk “melihat kedalam” bukan “melihat keluar”.
                Bicara pada seseorang bisa meringankan beban perasaan menyakitkan itu. Percayalah pada seseorang yang kamu rasa bisa mendengarkan perasaanmu. Yang terbaiknya adalah kamu tidak menanggung rasa sakit atau tidak memikirkan bahwa orang lain akan memandang rendah dirimu karena membutuhkan bantuan mereka.
                Pemikiran seperti itu sangat salah. Manusia diciptakan dengan berbagai fungsi, salah satunya untuk saling menemani dan saling membantu sama lain. Ada seorang penyair yang saya kagumi menuliskan, “Berdua lebih baik dari pada seorang diri karena kalau mereka jatuh yang seorang mengangkat temannya”. Percayalah Tuhan tidak akan membiarkan engkau sendirian untuk melewati saat-saat yang menyakitkan.
                Menulis diary merupakan cara yang terbaik untuk “bicara” tentang apa yang ada dalam pikiranmu karena sifatnya pribadi, diary memungkinkan dirimu mengatakan hal-hal yang mungkin belum siap kamu katakan pada orang lain. Cara ini juga baik untuk mengukur kemajuanmu saat kamu berusaha menyelesaikan masalah. Berilah tanggal pada setiap tulisan; sehingga saat kamu membaca bagaimana perasaanmu tentang sesuatu sekitar seminggu, sebulan, atau setahun yang lalu, kemudian membaca bagaimana kamu merasa tentang hal itu, hari ini atau kemarin, kamu bisa melihat bagaimana kamu dapat mengatasinya jika perasaanmu sedang tidak baik, itu juga informasi yang bagus. Itu berarti kamu mungkin butuh bantuan dan dukungan dari luar lebih banyak dari pada yang sudah kamu peroleh.
                Semoga kita semua mengingat saran indah dari seorang penyair dalam kutipan yang sangat menyentuh ini, “Bantulah menyembuhkan jiwa orang lain!”

salam.

» Read More...

Tinta Kehidupan

Tulisan yang aku tulis ini adalah sebuah mahakarya luar biasa yang pernah aku tulis.
Lewat menulis aku menyampaikan kata demi kata
Lisan yang tak terucap namun bermakna
Bukan hanya sekedar kata yang hanya bisa melukiskan suasana kehidupan
Tetapi kata yang dapat mengukir garis-garis detil Kehidupan ku ......

Melalui goresan Tinta yang tak bernyawa ini, mungkin ada bnyak sekali kesedihan, banyak sekali kekalutan. Tapi percayalah, semangat dan semua mimpi itu akan selalu ada. bahwa sedih adalah bagian dari kehidupan, bahagia adalah cobaan yang akan selalu datang.

Aku adalah "Orang Biasa" yang mencoba membuat setitik perubahan di dunia Kehidupan.
Satu kata yang mempresentasikan "orang Biasa" itu adalah "Kejujuran", dimana kecenderungan
dunia sekarang lebih menghargai pengalaman orang yang ditokohkan yang terkadang orisinalitasnya pantas dipertanyakan.
Untuk hal tersebut, Tinta Kehidupan ku mau menantang kecenderungan dunia yang mulai menganggap tidak penting orang-orang biasa.
Dunia kini cenderung melihat siapa yang berbicara bukan apa yang dibicarakan.

Di Kehidupan ku memberikan tempat yang aman bagimu untuk berbagi pikiran-pikiranmu yang terdalam,
cita-citamu yang paling tinggi dan mulia, dan harapan-harapan serta ketakutan-ketakutanmu
tanpa khawatir akan dinilai, dikritik atau merasa bodoh karena apa yang kamu rasakan.

Terimakasih aku ucapkan kepada para pengunjung yang sudah menyisihkan sebagian waktunya untuk bersinggah di Kehidupan ku,
terutama untuk guru-guru google yang telah membimbing dan mengajari aku selama ini sehingga Tinta Kehidupan ini bisa tercipta,
Terimkasih om Devy Setiawan S.Sos dengan design Template nya yang indah dan kece :)
Aku juga memberikan terimakasih kepada para sahabat dan keluarga yang mengajari ku pentingnya hidup mengikuti suara hati.

Aku persembahkan Tinta Kehidupan ku sebagai cenderamata untuk kalian dan semoga menjadi sesuatu yang berharga bagi kita semua.

» Read More...

Musik

Clock

About Me

Foto saya
o(≧o≦)o . Crowded . Funny . Enjoys fun . And so on .. "What I love: . God is the first person . Parents . Family . Friends . girlfriend "My nephew is the most funny.(no doubt) "My Hobby is watching. "I want you to be in a relationship with me. "So you know me more. "Please, please be advised if I have one. "Please help my establish a relationship of brotherhood with me. "Sometimes I'm very ignorant. "But I hope you understand. "I wish that we could communicate and establish a relationship of brotherhood. I am a man who likes to make friends. Aspires to be a novelist. ^ ^ -Thanks- ..:: bebeanez91_inez ::..

Friends

Pingbox

Ngobrol nyok

Diberdayakan oleh Blogger.